Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Mei 2013

GIZI & KESEHATAN

Definisi Kesehatan

Menurut pernyataan dari Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO), kesehatan adalah keadaan fisik, mental dan kesejahteraan sosial secara lengkap dan bukan hanya sekedar tidak mengidap penyakit atau kelemahan. Kami telah memilih untuk bekerja pada industri kesehatan sebab penghargaan kami terhadap kehidupan dan penelitian kami berkenaan dengan arti dari keberadaan manusia.

Faktor-faktor yang besar yang mempengaruhi kesehatan

10% kondisi sosial; 8% kondisi medis; 7% kondisi iklim; 15% faktor keturunan; 60% gaya hidup.

Pencemaran modern.

Pencemaran makanan

Sisa-sisa pestisida dan pupuk pada buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan dan jenis makanan lainnya;

Bahan tambahan, zat pewarna, dan penyedap rasa pada makanan cepat saji dan makanan yang dibekukan;

Zat penawar racun, hormon, dsb., pada makanan hewan;

Kerusakan bahan gizi selama proses memasak.

Pecemaran lingkungan dan udara

Gas limbah industri;

Pencemaran rumah tempat tinggal sebagai akibat dari berbagai bahan bangunan pada bagian interior;

Pencemaran sumber air

Air limbah industri;

Penimbunan mikro organisme dalam air;

Pupuk, pestisida, sampah putih;

Pencemaran pada proses pemanasan air ledeng;

Air minum yang tidak diproses menurut aturan.

Pencemaran yang disebabkan oleh fasilitas modern

Televisi, radio, kabel tegangan tinggi, microwave, komputer, telepon gengggam, pager, pemantul cahaya yang kuat, dan radiasi frekuensi rendah, semua berpengaruh terhadap kesehatan.

Polusi suara

Suara yang ditimbulkan oleh mobil, mesin, sepeda motor, suara orang, dsb., dapat membuat seseorang menjadi cepat marah dan sukar untuk berkonsentrasi.


Standar Kesehatan

Kesehatan memerlukan diet yang seimbang, tidur yang cukup, latihan secukupnya, dan memiliki jiwa yang sehat. Orang sehat memiliki sifat-sifat sebagai berikut:

  1. Berbadan yang kuat, memiliki kemampuan untuk dengan mudah menangani tekanan dari kehidupan sehari-hari tanpa mengalami stres, dan mampu untuk melakukan segala sesuatu yang dibutuhkan.
  2. Memiliki rasa optimis dengan sikap yang positif, kebersediaan untuk bertanggungjawab atas tindakan yang telah dilakukan, bersikap ketat terhadap diri sendiri namun lembut terhadap orang lain.
  3. Kemampuan untuk menangani berbagai keadaan yang bersifat darurat dan mampu untuk beradaptasi terhadap adanya perubahan.
  4. Kemampuan untuk bertahan terhadap cuaca dingin yang normal dan penyakit menular.
  5. Memiliki berat badan yang normal dan bentuk tubuh yang sebanding terhadap semua bagian dari tubuh ketika berada pada posisi berdiri yang layak.
  6. Mata bersinar, cekatan dalam bertindak, dan tanpa adanya iritasi
  7. Memiliki rambut yang bercahaya dengan sedikit atau tanpa adanya ketombe.
  8. Memiliki gigi yang bersih tanpa adanya gigi berlobang atau yang terasa sakit, dan dengan gusi yang sehat.
  9. Kondisi otot dan kulit yang elastis, bila berjalan dengan langkah yang gesit.
  10. Memiliki kemampuan untuk beristirahat dan tidur dengan baik.

Konsep dasar mengenai gizi

  • Gizi: dengan gizi, tubuh melakukan proses asimilsi dan mengambil manfaat dari makanan atau bahan gizi, dan juga proses fisiologi dengan memanfaatkan makanan untuk memenuhi kebutuhan fisiologi dari organisme.
  • Gizi yang layak: dengan melakukan diet yang wajar dan memasak serta memproses makanan secara sehat dapat memberikan jumlah yang cukup berkenaan dengan tenaga panas dan berbagai bahan gizi untuk tubuh manusia, sambil menjaga keseimbangan antara semua bahan gizi sehingga dapat memenuhi kebutuhan fisiologi yang normal dari tubuh dan menjaga badan tetap sehat.
  • Bahan gizi: Untuk menjaga fungsi phisiologi yang normal dan dapat memenuhi kebutuhan tubuh untuk keperluan pertumbuhan, metabolisme dan bekerja, orang harus mengkonsumsi bahan-bahan gizi yang diperlukan sehari-hari. Bahan gizi ini dapat dibagi menjadi tujuh kategori: protein, vitamin, mineral, lemak, gula, air, dan selulosa (senyawa karbon, hidrogen dan oksigen).

Gizi dan kesehatan

Orang menganggap bahwa makanan adalah sebagai kepentingan yang sangat vital. Pada sepanjang kehidupan kita, gizi adalah sebagai unsur dasar yang dapat mempertahankan kehidupan dan menyediakan tenaga yang dibutuhkan oleh sel-sel sehingga berbagai jaringan dan organ-organ tubuh dapat melakukan berbagai tindakan yang terkoordinasi. Kehidupan manusia dapat diibaratkan sebagai sebuah pohon kayu yang kecil yang memerlukan siraman air secara terus menerus, pemupukan dan pemeliharaan agar menjadi mampu untuk melakukan pertumbuhan secara kuat. Demikianlah pentingnya gizi untuk kehidupan manusia.

Selama masa penambahan gizi, hanya gizi yang seimbang yang dapat mencegah tubuh dari keadaan yang tidak seimbang antara Yin dan Yang yang selanjutnya dapat mengarah kepada timbulnya penyakit. Pemberian tambahan gizi hendaklah secara wajar dan menurut ilmu pengetahuan ilmiah. Bila seseorang jatuh sakit, maka diperlukan untuk memperoleh pengobatan; bila seseorang berada dalam keadaan sehat, maka perlu untuk melakukan penjagaan terhadap penyakit. Oleh sebab itu, melakukan pencegahan terhadap penyakit adalah sebagai masalah yang sangat mendasar dalam hubungannya dengan pemeliharaan kesehatan.

Gizi yang sehat dan seimbang dan gaya hidup yang diperbaiki akan dapat mengatur dan meningkatkan kekebalan tubuh. �Buatlah hidup ini menjadi bahagia dengan memelihara kesehatan�. Dengan melakukan diet secara aktif untuk perawatan kesehatan dalam rangka melakukan pencegahan terhadap penyakit maka akan dapat diperoleh kondisi kesehatan dari gizi yang dikonsumsi sehingga dapat meningkatkan mutu dari kehidupan.

Dalam keadaan kekurangan makanan, makan yang terlalu berlebihan dan gizi yang tidak seimbang adalah merupakan perwujudan yang sangat menonjol mengenai penyimpangan dalam hal gizi yang secara langsung dapat memberikan pengaruh terhadap kesehatan seseorang. Seseorang perlu memperhatikan agar dalam hal makan dapat dilakukan secara secukupnya agar dapat hidup dengan kondisi kehidupan yang sehat. Kesehatan memerlukan adanya tindakan untuk melakukan perawatan sepanjang kehidupan kita. Tindakan untuk melakukan tambahan guna melengkapi gizi terutama sekali datang dari sumber yang berada diluar yaitu makanan.

Namun terdapat banyak jenis dalam hubungannya dengan makan:

  • Makan untuk menjaga diri agar dapat tetap hidup;
  • Memberikan kepuasan dalam memenuhi selera seseorang;
  • Menjaga agar keadaan gizi tetap berada dalam keseimbangan yaitu makan dengan disertai adanya pengendalian dengan teliti berkenaan dengan makanan yang disukai dan yang tidak disukai.

Sebagai kunci pokok dalam hubungannya dengan kebiasaan makan adalah menjaga jangan sampai makan secara berlebihan sehingga kekenyangan, makan disertai adanya sayur-sayuran, tidak memakan makanan yang dimasak sampai kelewat matang, makan secara tidak tergesa-gesa, makanan yang memiliki rasa yang ringan, makanan masih dalam kondisi yang segar; memiliki keragaman, dengan kondisi yang sejuk, terdapat pemisahan, disertai dengan pematangan. Hanya dengan cara demikian seseorang akan dapat memiliki badan yang sehat disertai dengan kehidupan yang penuh semangat dan percaya diri.

Terima kasih untuk: Duta Pulsa - Toko Barang Pilihan - Persewaan Alat Pesta


Kamis, 25 April 2013

Gawat, Kita Dikepung Polusi -(Pencemaran Lingkungan)

Tanggal 31 Mei yang lalu ditetapkan sebagai hari tanpa rokok. Sehari saja kita terbebas dari asap beracun itu. Tahukah Anda bahwa rokok dapat disebut polusi? Tanpa disadari, kebiasaan seharihari kita pun ikut menyumbang polusi.

Sebagian dari kita senang menikmati sunrise atau sunset nun jauh di pegunungan atau pantai. Matahari tampak begitu indah dengan langit berwarna keemasan. Beda dengan langit kelabu yang kita temui sehari-hari. Apalagi, di kota besar, langit jarang terlihat biru, seperti torehan gambar kita di masa kecil.

Kabut yang naik di pagi hari bukanlah embun yang menyirami alam. Namun, merupakan asap dari polusi udara di sekitarnya. Bahkan kerlap-kerlip bintang di langit malam semakin redup. Inilah satu akibat polusi yang dapat kita lihat.

Sebagian besar polusi �disumbang� oleh freon, timbal, karbon monoksida, dan merkuri. Waduh, benda apa itu? Mungkin kita mengernyitkan kening karena merasa tidak akrab dengan zat-zat tersebut.

Padahal, tanpa disadari mereka ada di sekitar kita dan kita pun "bergaul" akrab dengan mereka.

Asalnya polusi

Freon, misalnya. Senyawa yang bernama lain Chloro Flouro Carbon (CFC) dikembangkan antara tahun 1928 dan 1930 oleh dunia industri. Biasanya, digunakan sebagai zat pendingin untuk AC dan lemari es, dan untuk produk hair spray. Penggunaan freon menimbulkan masalah cukup serius, sebab, freon dapat membuka lapisan ozon di atmosfer hingga lubang di lapisan penyaring ultraviolet. Dengan kata lain, sinar ultraviolet langsung menuju bumi dan tanpa basa-basi mengenai manusia. Akibatnya, manusia rawan terkena kanker kulit.

Hal ini mengakibatkan gas rumah kaca sehingga suhu bumi naik dan membuat lapisan es bumi meleleh. Para ahli memperkirakan bahwa beberapa bagian daratan bumi akan tenggelam seiring dengan meningkatnya permukaan air laut akibat gletser yang mencair. Perubahan temperatur tidak dapat dihindarkan. Hal ini menyebabkan perubahan cuaca dan gejala alam yang sulit diramalkan. Dalam bidang pertanian, pola panen jadi berubah-ubah. Jika kita renungkan, semua gejala itu sudah kita rasakan sekarang.

Contohnya banjir yang sering melanda kota kita.

Lalu, karbon monoksida (CO) antara lain disumbangkan oleh perokok serta asap knalpot kendaraan kita. Sebenarnya, pencemaran udara CO.

Sebagian racun di udara disebabkan oleh manusia, yaitu dari pabrik dan kendaraan bermotor. Kedua

sumber tersebut mencemari udara dengan karbon (C), hidrokarbon (HCI), belerang (S), dan nitrogen (N) yang dilepaskan sebagai bahan bakar fosil (dari minyak, batu bara, dan gas). Zat dioksin hasil kebakaran hutan, asap rokok, knalpot mobil, dan pembakaran limbah plastik juga turut menyebabkan polusi di jalan.

Namun, sumber polusi utama di jalanan berasal dari alat transportasi. Hal ini karena 60 persen polutan (zat penyebab polusi) dihasilkan karbon monoksida.

Hampir semua segi kehidupan memerlukan udara bersih dalam jumlah yang sangat besar. Udara yang terkontaminasi akan menyebabkan berjuta-juta orang menderita kerusakan paru-paru. Salah satu peristiwa polusi udara terbesar terjadi di London tahun 1952 yang menewaskan lebih dari 4.000 orang.

Sebagian besar orang yang hidup di kota besar menderita gangguan pernapasan. Hal ini baru disadari setelah gangguan pernapasan tersebut menyebabkan radang tenggorokan dan penyakit paru-paru. Jika orang tua terbiasa menghirup udara berpolutan, kemungkinan darah janinnya pun terkena polusi. Bayi yang lahir dari orang tua yang darahnya tidak sehat akan mengalami gangguan pada perkembangan fisik dan kecerdasan.

Penyebab timbulnya racun CO yang lain adalah AC mobil. AC mobil yang tidak dirawat akan mengotori

udara dan dapat membuat kita terkena alergi atau asma.

Jika saluran AC bocor, gas CO yang masuk ke kabin penumpang dapat menyebabkan kita mati lemas tanpa disadari. Gas CO tidak berwarna dan tidak berbau, tetapi sangat beracun karena dapat bereaksi dengan hemoglobin (Hb). Gejala yang timbul adalah jika kita mulai sakit kepala, lelah, serta sesak napas setelah lama menghirup udara di sekitar tempat tercemar itu.

Sayangnya, penggunaan bahan bakar terus meningkat sehingga jumlah CO2 yang dihasilkan semakin tinggi. Di sisi lain, pepohonan semakin berkurang, karena antara lain digunakan untuk jalur busway di Jakarta sehingga penyerapan CO2 oleh tanaman menurun.

Polusi juga dapat berasal dari timbal atau Pb. Kita mungkin pernah mendengar kasus Minamata di Jepang, orang yang tercemar logam berat dan menderita cacat serta sistem sarafnya terganggu. Dari mana asalnya logam berat ini? Timbal berasal dari asap kendaraan bermotor yang bahan bakarnya mengandung tetra ethyl lead (TEL). Sementara TEL, biasanya terdapat pada bensin. Sumber pencemar logam Pb lainnya adalah baterai, cat, industri penyepuhan, dan pestisida.

Anak yang sedang tumbuh dan terlalu sering menghirupPbdarigasbuangankendaraan, kecerdasannya akan menurun, pertumbuhan terhambat, bahkan dapat menimbulkan kelumpuhan. Gejala keracunan Pb lainnya adalah mual, anemia, dan sakit perut. Oleh karena itu, jangan suka sembarangan menyantap lalap. Dari hasil penelitian, sayuran yang dijual atau ditanam di pinggir jalan raya dapat mengandung timbal di atas ambang batas yang diizinkan.

Selanjutnya, racun merkuri (Hg) juga sangat membahayakan. Penambangan emas merupakan sumber pencemaran merkuri yang serius, karena menyebarkan merkuri ke udara, air, dan tanah sebanyak 400 hingga 500 ton per tahun. Merkuri, yang digunakan dalam penambangan emas dan perak untuk memisahkan logam berharga tersebut dari batu-batuan dan tanah, sering mengganggu kesehatan penambang maupun keluarganya dan juga mencemari lingkungan. Ketika berada di atmosfer, logam berat berbahaya ini dapat menjangkau wilayah yang jauhnya ribuan kilometer. Sungai di sekitar penambanganpun turut tercemar sehingga ibu hamil yang memakan ikan yang telah terkontaminasi merkuri dapat melahirkan anak dengan otak cacat.

Racun merkuri juga dihasilkan oleh pembangkit tenaga listrik yang menggunakan batu bara serta mesin pembakar sampah. Merkuri pun terdapat dalam zat pemutih kulit yang kita pakai. Memang zat itu dapat menyebabkan kulit tampak putih mulus, tetapi lama-kelamaan akan mengendap di bawah kulit. Setelah bertahun-tahun, kulit akan berwarna biru kehitaman, bahkan dapat memicu timbulnya kanker.

Sumber: Kompas, Juni 2004 (dengan perubahan)

Dari Catatan Sekolah

Thank to Duta Pulsa - Dynasis - Buku Murah