Tampilkan postingan dengan label Batubara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Batubara. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Juni 2013

Sekarang Tersedia Minex 6.2


12 Juni 2013 - GEOVIA, sebelumnya dikenal sebagai Gemcom Software sebelum diakuisisi pada tahun 2013 oleh Dassault Syst�mes, 3DEXPERIENCE Company, hari ini mengumumkan peluncuran GEOVIA Minex � 6.2 yang Sekarang Tersedia, mencakup berbagai perangkat ditambah dengan Penjadwalan New Dump dan modul Perencanaan pengangkutan.

Dirancang memusatkan fokus pada permasalahan ekonomi saat ini dalam industri pertambangan, Penjadwalan new Dump dan modul Perencanaan pengangkutan memungkinkan pengguna untuk mengontrol salah satu biaya terbesar yang terkait dengan pertambangan batubara dan deposit stratified lainnya: penghapusan/removal dan pengangkutan/haulage dari limbah. Modul ini memungkinkan pengguna untuk merancang pembuangan limbah dan jalan angkut, menjadwal pembuangan sampah/waste, menghitung waktu siklus pengangkutan dan melaporkan semua aspek penghapusan limbah dan proses pengangkutan.

Minex Scenario
"Minex penjadwalan pembuangan dan perencanaan alat pengangkutan memungkinkan kita untuk dengan mudah mengintegrasikan ke dalam tambang, penjadwalan proses skenario yang berbeda untuk mengangkut sampah dari pit untuk pembuangan melalui jalan angkut. Selain itu, mereka memungkinkan kita untuk menganalisis biaya driver utama, dan dapat membantu membuat keputusan yang lebih baik tentang meminimalkan biaya operasional.

"Saya sangat senang dengan dirilisnya ini dan dengan investasi kami pada Minex. Saya juga melihat ke depan untuk perkembangan masa depan dari perilisan Minex, "kata David Delbridge, Manajer - Mine Planning and Development, PT Bayan Resources, Tbk


Highlights Modul:
Minex Haul Road Pit Dump

Perencanaan pengangkutan (Haulage Planning): Dengan perencanaan pengangkutan canggih, perencana tambang dapat secara efektif menganalisis dan mengelola untuk efisiensi waktu siklus truk dan armada truk mengoptimalkan dan seleksi jalan angkut untuk pengendalian biaya perbaikan.

Skenario Manager (Scenario Manager) : Dalam sebuah interface, pengguna dapat membuat berbagai skenario sebuah dump dan mengambil pengendalian atas prioritas, urutan, dan arah di mana pembuangan diisi.

Laporan lanjutan dan Memutar ulang: Dengan laporan lanjutan, Minex menyediakan perencana tambang dengan fleksibilitas untuk merangkum pergerakan limbah dan keefektifan mengkomunikasikan hasil kepada semua stakeholder utama. Perbandingan cepat dapat dibuat diantara pilihan pengangkutan, mengarah ke identifikasi dan seleksi dari biaya terendah dan alternatif terbaik.


Sumber : www.mining.com

Minggu, 12 Mei 2013

MAKALAH BATUBARA �DAMPAK DAN SOLUSI�


Areal tambang batubara hijau modern di Anhui

MAKALAH KIMIA DASAR
~ BATUBARA ~
�DAMPAK DAN SOLUSI�



I. PEMBUKAAN

I.1 Latar Belakang
Indonesia merupakan salah satu daerah penghasil tambang batu bara terbesar di dunia. Salah satu daerah penghasil tambang terbesar di Indonesia adalah Kalimantan Selatan. Pertumbuhan tambang di Kalimantan Selatan sendiri semakin pesat karena semakin banyak lahan tambang baru yang ditemukan.

Namun pertumbuhan yang pesat tidak diseimbangi dengan pengelolaan yang baik oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kurangnya sosialisasi tentang pengelolaan tambang dengan baik, menyebabkan banyak dampak buruk yang dihasilkan. Walaupun sekarang tidak terlalu terasa, namun beberapa tahun lagi dampak pengelolaan tambang yang salah bisa mengganggu stabilitas ekosistem.

Perlunya usaha-usaha yang dilakukan dari sekarang untuk mengatasi pengelolaan tambang yang salah. Mulai dari sosialisasi sampai tindakan nyata. Sehingga diharap keseimbangan alam akan terjaga.

I.2 Tujuan Penelitian
1. Mengetahui bahan galian batubara
2. Mengetahui dampak pengelolaan tambang batubara, dan
3. Mengetahui solusi untuk mengatasinya.

I.3 Rumusan Masalah
1. Apa yang di maksud bahan galian batubara?
2. Apa dampak penambangan batubara terhadap lingkungan?
3. Apa saja usaha-usaha yang dapat mengurangi dampak pertambangan?

II. PEMBAHASAN

II.1 BAHAN GALIAN BATUBARA

1. Pengertian Bahan Galian Batu Bara
Bahan Galian Batubara adalah bahan galian yang terbentuk dari sisa tumbuhan yang terperangkap dalam sedimen dan dapat dipergunakan sebagai bahan baker, Jenis sedimen ini terperangkap dan mengalami perubahan material organik akibat timbunan (burial) dan diagenesa.
Batubara awalnya merupakan bahan organik yang terakumulasi dalam rawa-rawa yang dinamakan peat. Pembentukan batubara memerlukan kondisi-kondisi tertentu dan hanya terjadi pada era-era tertentu sepanjang sejarah geologi. Zaman karbon kira-kira 340 juta tahun yang lalu (Jtl) adalah masa pembentukan Batubara yang paling produktif.

2. Materi Pembentuk Batubara
Hampir seluruh pembentuk batubara berasal dari tumbuhan, jenis-jenis tumbuhan pembentuk Batubara dan umurnya menurut Diessel (1981) adalah sebagai berikut:

a. Alga, dari zaman prekambrium hingga ordovisium dan bersel tunggal sangat sedikit endapan batubara dari periode ini Silofita, Dari zaman Silur hingga devon tengah merupakan turunan dari alga. Sedikit endapan batubara dari periode ini.
b. Plirodefita, umur devon atas hingga karbon atas. Tumbuhan pembentuknya merupakan tumbuhan tanpa bunga dan biji serta berkembangbiak dengan spora.
c. Gimnospermae, Dari zaman permian hingga kapur tengah. Tumbuhan heteroseksual, biji terbungkus dalam buah, contohnya Pinus.
d. Angiosspermae, dari zaman kapur atas hingga kii. Jenis tumbuhan modern, buah menutupi biji, jantan dan betina dalam satu bunga, kurang bergetah dibanding gimnospermae sehingga secara umum kurang terawetkan.

3. Kelas dan Jenis Batubara
Berdasarkan proses pembentukannya yang dikontrol oleh tekanan, panas, dan waktu, umumnya batubara dibagi kedalam lima kelas yaitu:
a. Antrasit adalah kelas batubara tertinggi, dengan warna hitam berkilauan. (luster) metalik. Mengandung antara 86 % � 98 % unsur karbon (C) dengan kadar air kurang dari 8 %
b. Bituminus mengandung 68 � 86 % Unsur karbon (c) dan berkadar air 8-10 % dari beratnya.
c. Subbituminus mengandung sedikit karbon dan banyak air. Sehingga menjadi sumber panas yang kurang efisien dibanding dengan bituminus.
d. Lignit atau batubara cokelat adalah batubara yang sangat lunak yang mengandung air 35 � 75 % dari beratnya.
e. Gambut, berpori dan memiliki kadar air diatas 75 % serta nilai kalori yang paling rendah.

4. Pembentukan Batubara
Proses perubahan sisa-sisa tanaman menjadi gambut hingga batubara disebut dengan istilah pembatubaraan (Coalification).
Ada dua proses yang terjadi yaitu :

a. Tahap Diagenetik atau biokimia yaitu dimulai pada saat material tanaman terdeposisi, hingga lignit terbentuk. Agen utama yang berperan dalam proses perubahan ini adalah kadar air, tingkat oksidasi, dan gangguan biologis yang dapat menyebabkan proses pembusukan (dekomposisi) dan kompaksi material organik serta membentuk gambut.

b. Tahap malihan atau geokimia, meliputi proses perubahan dari lignit menjadi biuminus, dan akhirnya antrasit.

5. Sumber Daya Batubara di Indonesia
Potensi sumber daya batubara di Indonesia sangat melimpah, terutama di pulau kalimantan dan pulau sumatera. Batubara merupakan bahan bakar utama selain solar (diesel fuel) yang digunakan dalam industri. Dari segi ekonomis batubara jauh lebih hemat dari pada solar dengan perbandingan sebagai berikut: solar Rp. 0,74/kilokalori sedangkan batubara Rp. 0.09/kilokalori. Dari segi kuantitas, batubara merupakan cadangan energi fosil terpenting di Indonesia, Jumlahnya sangat melimpah, mencapai puluhan milyar ton. Jumlah ini cukup untuk memasak kebutuhan energi listrik hingga ratusan tahun kedepan.
Sayangnya Indonesia tidak mungkin membakar habis batubara dan mengubahnya menjadi energi listrik karena selain mengotori lingkungan melalui polutan CO2, SO2, Nox, dan CxHx, cara ini dinilai kurang efisien dan kurang memberi nilai tambah tinggi.

6. Gasifikasi Batubara
Batubara sebaiknya tidak langsung dibakar, akan lebih efisien jika dikonversi menjadi migas sintetis, atau bahan petrokimia lain, yang bernilai ekonomis tinggi. Cara yang dipertimbangkan dalam hal ini adalah gasifikasi atau penyubliman batubara.
Coal Gasification adalah sebuah proses untuk merubah batubara padat menjadi gas batubara yang mudah terbakar (combustible gasses), setelah proses pemurnian gas-gas ini CO (karbon monoksida), CO2 (karbon dioksida), H (hidrogen), CH4 (metana), dan N2 (nitrogen) dapat digunakan sebagai bahan bakar. Hanya dengan menggunakan watergas atau coal gas. Gasifikasi secara nyata mempunyai tingkat emisi udara kotoran padat, dan limbah terendah.

7. Pembersihan Batubara
Cara untuk membersihkan batubara dari sulfur adalah dengan cara memecah batubara kebongkahan yang lebih kecil dan mencucinya. Secara khusus bongkahan batubara tadi dimasukkan kedalam tangki besar yang terisi air, maka batubara akan mengapung kepermukaan ketika kotoran sulfur tenggelam.

8. Membuang Nox dari Batubara
Ketika udara yang mengandung nitrogen dipanaskan seperti pada nyala api boller (3000�F � 1648�C), atom nitrogen ini terpecah menjadi nitrogen oksida yang terkadang disebut dengan Nox. Nox juga dapat dibentuk dari atom nitrogen yang terjebak dalam batubara.
Cara terbaik untuk mengurangi Nox adalah menghindari benukan asalnya, caranya pada saat pembakaran, batubara lebih banyak daripada udara dilubang pembakaran yang terpanas. Dibawah kondisi ini kebanyakan oksigen terkombinasi dengan bahan bakar dari pada dengan nitrogen. Camputan pembakaran kemudian dikirim keruang pembakaran yang kedua dimana terdapat proses yang mirip berulang-ulang sampai semua bahan bakar habis terbakar. Konsep ini disebut Staged Combustion karena batubara dibakar secara bertahap.


II.2 DAMPAK PENAMBANGAN BATUBARA TERHADAP LINGKUNGAN

Seperti yang diketahui, pertambangan batubara juga telah menimbulkan dampak kerusakan lingkungan hidup yang cukup parah, baik itu air, tanah, udara, dan hutan.

1. Air
Penambangan batubara secara langsung menyebabkan pencemaran air, yaitu dari limbah pencucian batubara tersebut dalam hal memisahkan batubara dengan sulfur. Limbah pencucian tersebut mencemari air sungai sehingga warna air sungai menjadi keruh, asam, dan menyebabkan pendangkalan sungai akibat endapan pencucian batubara tersebut. Limbah pencucian batubara setelah diteliti mengandung zat-zat yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia jika airnya dikonsumsi. Limbah tersebut mengandung belerang (b), merkuri (Hg), asam slarida (HCn), mangan (Mn), asam sulfat (H2SO4), dan timbal (Pb). Hg dan Pb merupakan logam berat yang dapat menyebabkan penyakit kulit pada manusia seperti kanker kulit.

2. Tanah
Tidak hanya air yang tercemar, tanah juga mengalami pencemaran akibat pertambangan batubara ini, yaitu terdapatnya lubang-lubang besar yang tidak mungkin ditutup kembali yang menyebabkan terjadinya kubangan air dengan kandungan asam yang sangat tinggi. Air kubangan tersebut mengadung zat kimia seperti Fe, Mn, SO4, Hg dan Pb. Fe dan Mn dalam jumlah banyak bersifat racun bagi tanaman yang mengakibatkan tanaman tidak dapat berkembang dengan baik. SO4 berpengaruh pada tingkat kesuburan tanah dan PH tanah, akibat pencemaran tanah tersebut maka tumbuhan yang ada diatasnya akan mati.

3. Udara
Penambangan batubara menyebabkan polusi udara, hal ini diakibatkan dari pembakaran batubara. Menghasilkan gas nitrogen oksida yang terlihat cokelat dan juga sebagai polusi yang membentuk acid rain (hujan asam) dan ground level ozone, yaitu tipe lain dari polusi yang dapat membuat kotor udara.
Selain itu debu-debu hasil pengangkatan batubara juga sangat berbahaya bagi kesehatan, yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit infeksi saluran pernafasan (ISPA), dan dalam jangka panjang jika udara tersebut terus dihirup akan menyebabkan kanker, dan kemungkinan bayi lahir cacat.

4. Hutan
Penambangan batubara dapat menghancurkan sumber-sumber kehidupan rakyat karena lahan pertanian yaitu hutan dan lahan-lahan sudah dibebaskan oleh perusahaan. Hal ini disebabkan adanya perluasan tambang sehingga mempersempit lahan usaha masyarakat, akibat perluasan ini juga bisa menyebabkan terjadinya banjir karena hutan di wilayah hulu yang semestinya menjadi daerah resapan aitr telah dibabat habis. Hal ini diperparah oleh buruknya tata drainase dan rusaknya kawan hilir seperti hutan rawa.

5. Laut
Pencemaran air laut akibat penambangan batubara terjadi pada saat aktivitas bongkar muat dan tongkang angkut batubara. Selain itu, pencemaran juga dapat mengganggu kehidupan hutan mangrove dan biota yang ada di sekitar laut tersebut.


II.3 USAHA MENGURANGI DAMPAK PERTAMBANGAN

Usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak pertambangan batubara adalah sebagai berikut :
1. Penghentian penggunaan jalan umum untuk aktivitas angkutan batubara mesti ada ketegasan pemerintah daerah untuk menyetop dan menindak tegas setiap penguasaha aktivitas pertambangan ilegal yang selama ini semakin menjamur dan penurunan terhadap dampak kerusakan lingkungan dan sosial yang ditimbulkannya.
2. Tidak mengeluarkan perizinan baru agar tidak menambah semrawutnya pengelolaan sumber daya alam tambang batubara, saat ini hal yang paling mudah dan sangat mungkin untuk dilakukan adalah dengan tidak mengeluarkan izin baru lagi. Sehingga memudahkan untuk melakukan monitoring terhadap pertambangan batubara yang ada.
3. Penghentian pertambangan batubara ilegal secara total, pemerintah harus melakukan penghentian pertambangan batubara ilegal secara tegas tanpa padang bulu dan transparan.
4. Penghentian bisnis yayasan dan koperasinya TNI � POLRI
5. Evaluasi perizinan yang telah diberikan, dan lakukan audit lingkungan semua usaha pertambangan batubara.
6. Meninggikan standar kualitas pengelolaan lingkungan hidup dan komitmen untuk kelestarian lingkungan hidup.
7. Pelembagaan konflik untuk menyelesaikan persengketaan rakyat dengan perusahaan pertambangan agar tercapai solusi yang memuaskan berbagai pihak.
8. Menyusun kebijakan strategi pengelolaan sumber daya alam tambang.
9. Setiap perusahaan diwajibkan mereklamasi bekas-bekas penambangan dan menjamin serta memastikan hasil reklamasi tersebut sesuai AMDAL. Dan pihak pemerintah harus mengawasi jalannya proses reklamasi tersebut, sehingga benar-benar yakin kalau proses reklamasi berjalan dengan baik dan menampakkan hasil.
10. Menggunakan alat-alat penambangan dengan berteknologi tinggi sehingga meminimalisasi dampak lingkungan serta memperkecil angka kecelakaan dalam pertambangan batubara tersebut.


III. PENUTUP

III.1 KESIMPULAN
Batubara adalah bahan galian yang terbentuk dari sisa tumbuhan sebagai bahan bakar. Materi pembentuk Batubara adalah Alga, Silofita, Pteridofita, Gimnospermae, dan Angiospermae. Kelas dan Jenis batubara yaitu :
1. Antrasit
2. Bituminus
3. Sub bituminus
4. Lignit
5. Gambut
Pembentukan batubara dapat terjadi secara diagnetik atau biokimia dan tahap malihan atau geokimia. Sumber daya batubara di Indonesia jumlahnya sangat melimpah seperti di Kalimantan Selatan yang cukup untuk pasokan energi beberapa tahun kedepan.
Gasifikasi Batubara adalah sebuah proses untuk merubah batubara padat menjadi gas batubara yang mudah terbakar. Pembersihan batubara dapat dilakukan dengan memcahnya menjadi bongkahan-bongkahan kecil dan dicuci dengan air didalam sbuah tangki besar.
Membuang Nox dari batubara dapat dilakukan dengan cara staged Combustion. Dampak penambangan batubara adalah kerusakan terhadap lingkungan yaitu air, udara, tanah, hutan dan laut. Usaha mengurangi dampak pertambangan bisa di upayakan oleh pemerintah maupun pihak perusahaan.


III.2 SARAN
Agar pemerintah lebih mengoptimalkan dan mensosialisasikan tentang AMDAL, sehingga para penambang lebih memperhatikan dampak lingkungan dari pada keuntungan semata. Diharap juga pemerintah lebih tegas menindak para penambang yang terbukti melanggar peraturan penambangan agar para penambang terutama perusahaan-perusahaan menggunakan teknologi yang ramah lingkungan sehingga dapat meminimalkan dampak lingkungan dan resiko kecelakaan. Diharap dengan penambang yang bertanggung jawab terhadap reklamasi lahan bekas penambangan, sehingga pada akhirnya tidak mengganggu keseimbangan lingkungan.


Selasa, 30 April 2013

Versi 7.7 dari MineSight 3D (MS3D)

Versi 7.7 dari MineSight 3D

MineSight 3D (MS3D) Versi 7.7

Mintec telah merilis versi 7.7 dari MineSight 3D (MS3D), yang meliputi peningkatan yang signifikan terhadap impor dan ekspor AutoCAD DXF dan file DWG. Perusahaan mengatakan bahwa grafis 3D merupakan bagian integral dari software, yang memberikan tampilan interaktif dan mengedit semua jenis data, termasuk drillholes, model blok 3D, interpretasi geologi, kontur topografi, dan permukaan grid atau segitiga.

MS3D juga dilengkapi alat-alat canggih interpretasi, desain 3D lengkap untuk Layout tambang bawah tanah, CAD pengeditan polylines dan Solids, dan visualisasi dari semua jenis data geologi serta pertambangan.

Upgrade ke versi 7.7 mencakup penuh dengan membaca dan menulis kemampuan DWG asli dan format file DXF ke MS3D, menggunakan Autodesk RealDWG toolkit. Pengguna juga dapat mengimpor format file AutoCAD mulai dari R12 melalui AutoCAD 2013, dan ekspor DWG atau file DXF di R15 (AutoCAD 2000) format untuk kompatibilitas dengan versi AutoCAD lama.

Perilisan ini mengkonsolidasikan perbaikan yang telah dilakukan untuk MS3D di Mintec kegiatan tahunan Perbarui DVD, yang diterbitkan pada bulan Desember 2013. DVD fitur plug-in baru, termasuk penambahan Surface Resloping Tool untuk MS3D Engineering Open Pit CAD, memungkinkan para insinyur untuk mengurangi bentuk, seperti tempat pembuangan limbah ke lereng akhir yang diinginkan sementara menyeimbangkan cut and fill. MS3D juga termasuk plug-in untuk Auto Generasi Cut - digunakan untuk membuat pemotongan mulai dari poligon, polylines, atau solids - dan Digline Generator, digunakan untuk menetapkan urutan pertambangan untuk pemotongan pada setiap bench individu masing-masing tahapan.


Sumber : www.miningmagazine.com

Selasa, 12 Maret 2013

Pertambangan Permukaan - Stripping Ratio (SR)

Pertambangan Permukaan - Stripping Ratio (s)

  1. Jenis dan definisi
  2. Apa ukuran SR? 
  3. Apa yang harus di gunakan untuk SR? 

Pertambangan Permukaan Stripping Ratio ( SR)Pada TerminologyTerminology : Definition Coal Quality. Read more � �

  1. Overburden O/B
  2. Batubara/bijih 
  3. Interburden (atau perpisahan), I/B 
  4. Limbah




Kadang-kadang:
Limbah = O/B + I/B
(Lihat konteksnya)

Limbah (O/ B + I/B) perlu dihapus untuk mendapatkan akses ke
coalOrigin of Trace Elements in Coal. Read more � �

Apa Stripping Ratio?

Tindakan mendalam deposito yang relatif

Q: Adalah seberapa penting kedalaman di bidang pertambangan permukaan?

  • Pertimbangkan Chuquicamata pada kedalaman 850 m, SR = 0,5
  • Pertimbangkan Quarries Capital, Rolla, pada kedalaman 25m, SR = 0,5 
ke permukaan mineMine Dewatering. Read more � �
kita harus menghilangkan beberapa limbah selain bijih / batubara SR mengukur berapa banyak limbah yang perlu dihilangkan sehingga unit bijih / batubara dapat Lihat  minedMined Material Properties � Surface Mining. Read more � � 
Ini berarti "kedalamannya relatif"
Geologists vs. Miners

Bagaimana para ahli geologi mengukur SR?
  • Lihat bagian @ dan ketebalan ukuran limbah dan bijih / batubara
  • Mengungkapkan SR rasio ketebalan, misalnya: m / m, ft / ft

Bagaimana cara para penambang berbeda-beda
  • Kita ketahui bahwa lereng tidak vertikal
  • Kita menghitung jumlah limbah yang perlu dikupas untuk mendapatkan jumlah bijih / batubara

Miners Only�.
SR mengukur jumlah limbah yang perlu dikupas untuk mendapatkan sejumlah bijih, sama seperti kita menambang.

  • Perhatikan "jumlah"!

Hal ini akan berbeda tergantung pada jangka waktu yang dipertimbangkan
  • Awal studi (kelayakan) - rasio pengupasan tanah keseluruhan
  • Saat bulan selanjutnya - rasio pengupasan tambahan

Apakah yang dimaksud dengan "Jumlah"?

Tergantung .....
Penambang batubara mengukur limbah di BCM, atau bcy, dan batubara dalam tonnes atau tons
  • Jadi dalam batubara SR adalah jumlah BCM yang limbahnya perlu dikupas untuk mengungkap 1 ton batubara
  • Beberapa berlaku dalam other bedded deposits

Penambang bijih mengukur baik limbah dan bijih tonnes atau tons.Definisi bijih / limbah perubahan!

Jadi dalam bijih SR adalah jumlah ton limbah yang perlu dikupas untuk mengungkap satu ton bijih

Komplikasi Lain
Unit yang digunakan berbeda-beda antara negara
Setiap negara menggunakan unit sendiri untuk menentukan rasio pengupasan
  • Pertimbangkan Coal McIntyre: BCM / ton panjang
Apa yang dimaksud dengan ton panjang? Beberapa bijih besi batubara & perdagangan internasional dalam ton panjang!
  • Pertimbangkan Bingham Canyon: ton / ton
  • Pertimbangkan Rheinbraun: BCM / ton
 Pertambangan Permukaan Stripping Ratio ( SR) 2

      - Keseluruhan Stripping Ratio
      - Incremental Stripping Ratio
      - Unit: volume untuk massa (BCY / t)
      - Unit: massa untuk massa (t / t)
      - Unit: metrik vs Amerika vs Imperial

      SR = 2:1 (m / m)
      Penggunaan Stripping Ratio

      Definisi batas pit
      • Pada SR apa masih bisa kita menghasilkan uang 


      Satuan nilai bijih dikurangi biaya bijih DAN limbah miningAdmin Assistant (Mining) � PT. Aurora Executive Placement Consultant. Read more � �
      memberi kita keuntungan atau perkiraan kerugian ProductionFactors Affecting Anfo Fumes Production. Read more � �
      Menambang suatu daerah dengan SR rendah
      Untuk memaksimalkan arus kas diawal

      Definisi kelayakan tambang / profitabilitas
      •   Rough economics jika tidak ada data yang lebih baik tersedia
      SR Incremental atau keseluruhan?

      Kebanyakan evaluasi / rencana dilakukan berdasarkan rasio pengupasan tanah tambahan
      • Uang awal sudah tenggelam
      • Menjadi perhatian adalah apa yang diperlukan untuk mendapatkan beberapa ekstra/ton

      Secara keseluruhan SR digunakan dalam evaluasi awal tambang
      SR keseluruhan biasanya "dikapitalisasi"


      MOTHERHOOD STATEMENT : Jika Anda bekerja di tambang, SELALU menggunakan rasio pengupasan tambahan

      Gunakan rasio pengupasan keseluruhan hanya pada modal proyek-proyek tertentu

      PERMUKAAN ATAU UNDERGROUND?

      Singkat  Ringkasan

      Pertambangan permukaan jauh lebih murah
      • dapat menghasilkan lebih banyak keuntungan, tapi ......

      Pertambangan permukaan membutuhkan (most often) pembuangan Limbah
      • membuang uang untuk biaya penghapusan Limbah dan tentunya menurunkan keuntungan

      Break even point kedua di mana tambang permukaan dan tambangan bawah tanah sama-sama (un) menguntungkan

      Ingat "Motherhood" pernyataan?

      Definisi point ini memungkinkan Stripping ratio  "impas"

      Break-Even SR (BESR)
      • Mendefinisikan permukaan / bawah tanah beralih-atas point
      • Terjadi ketika semua uang yang digunakan oleh tambangan  permukaan, sebagai kebalikan dari  tambangan bawah tanah, yang dikeluarkan untuk membuang limbah

      BESR = (Ucum - UCSM) / UCWR

      JAWABANNYA:

      Beralih ke Pertambangan Underground jika rasio pengupasan Anda lebih dari BESR

      Beralih ke Tambang Bawah Tanah

      Jika mungkin atau  tidak mungkin, untuk
      layak secara ekonomis

      Pertimbangkan nilai bijih

      Biaya besar / upaya yang diperlukan untuk beralih
      • Belanja modal utama: bagaimana menangani ini?
      • Apakah ada cukup bijih yang tersisa untuk membayar saklar?
      • Apakah kita memiliki? keahlian untuk menambang bawah tanah?
      • Apakah ada peluang lain untuk membuat lebih banyak $ $?

      Keputusan dapat dibuat untuk tidak menambang bawah tanah bahkan jika itu akan menguntungkan

      • Relatif perbedaan antara tanah, permukaan
      • Relatif perbedaan antara bijih, limbah

      Ekonomi biasanya ditentukan oleh:

      Geologi deposit
      Bandingkan: Escondida tambang, Chili vs sebuah tambang Kansas
      Efisiensi dan efektivitas penambangan methodsCoal Mining Methods Technique. Read more � �

      Ekonomi pertimbangan:
      Suku bunga, tingkat diskonto, lainnya

      ULTIMATE PIT KEDALAMAN
      • Cara menentukan kedalaman optimum dari tambang permukaan?
      • Apa itu tergantung pada?
      • Apa yang berdampak pada itu?

      Ultimate Pit Kedalaman

      SR mengukur kedalaman relatif
      Hentikan pertambangan ketika Anda berhenti membuat uang

      Nilai dari bijih (UVO) sama dengan atau kurang dari jumlah:

      biaya pertambangan (UCM),
      biaya pembuangan sampah (UCW), dan "biaya lainnya" (UCO)

      ESR = [UVO - (UCM + UCO)] / UCW
      Interpretasi:

      berapa banyak unit limbah dapat dihapus untuk setiap unit bijih sebelum Anda berhenti membuat uang

      Apa "Biaya lain"

      Biaya ditanggung dalam kaitannya dengan properti ini

      Biaya penemuan dan eksplorasi
      Atau biaya akuisisi
      Perijinan dan biaya lainnya
      Biaya infrastruktur dan Pengembangan developmentRecent Development in Lignite Investigation. Read more � �

      Keuntungan Minimum diterima 

      Pemegang Saham mengharapkan return
      Pertimbangkan bahwa Anda memiliki alternatif lain dalam kaitannya dengan pengeluaran uang

      SR: Definisi Limit Pit

      Slope Angle & Pit Limits
      Slope Angle & Pit Limits Pertambangan Permukaan Stripping Ratio ( SR) 3

      Interest Rate & Pit Limits
      Interest Rate & Pit Limits Pertambangan Permukaan Stripping Ratio ( SR)1


      SR & Underground Mining Cost

      SR & Underground Mining Cost - Pertambangan Permukaan Stripping Ratio ( SR) 4

      SR & Open Pit Mining Cost
      SR & Open Pit Mining Cost - Pertambangan Permukaan Stripping Ratio ( SR)5

      Catatan: Pertambangan Perubahan Biaya!

      Jadi, ...

      • Seberapa dalam / jauh akan kami menambang satu ini?
      • Apa nilai bijih? 
      • Apakah kelasnya harus dipertimbangkan?

      Unit cost pertambangan permukaan
      • Limbah pada $ 1,50 per ton
      • Ore pada $ 2,00 per ton

      Pertambangan Permukaan Stripping Ratio ( SR) 6

      Unit biaya penambangan bawah tanah adalah $ 15/ton
      Satuan nilai bijih adalah $ 20/ton
      Biaya lain pertambangan ("keuntungan") adalah $ 2/ton

      1. Tentukan kedalaman di mana u / g pertambangan harus dipertimbangkan
      2. Tentukan kedalaman di mana Anda harus berhenti pertambangan

      Pertimbangan lainnya

      • BESR dan ESR tergantung pada ekonomi
      nilai unit bijih
      Unit biaya limbah pertambangan, bijih, lainnya

      • Ekonomi melakukan perubahan
      • Hasilnya hanya berlaku jika perubahan tidak signifikan 
      • Perubahan signifikan harus memicu re-evaluasi deposit

      Source :
      COAL MINING AND GEOLOGY
      Stripping Ratio(s) � Surface Mining

      Sabtu, 02 Maret 2013

      10 Fakta tentang Pembangkit Listrik Batubara di Texas

      10 Fakta tentang Pembangkit Listrik Batubara di Texas

      1. Pembangkit Listrik Menurunkan 76% Energi mereka Selama Generasi / Transmisi Listrik
      Sebagai perbandingan, didistribusikan energi atap array tenaga surya membakar bahan bakar nol, menghasilkan emisi karbon nol, menguapkan air nol, memerlukan pemeliharaan sangat sedikit, dan menghasilkan tenaga murah selama on-puncak periode permintaan ketika biaya untuk membeli listrik sangat tinggi.
      10 Fakta tentang Pembangkit Listrik Batubara di Texas


      Hal ini sangat penting bahwa pelanggan menyadari proses menghasilkan listrik primer menimbulkan substansial "kerugian sumber energi" - cukup bahwa untuk setiap unit listrik pada steker, perlu untuk "membakar" sekitar 3 kali jumlah energi (batubara, gas , nuklir, dll)

      Permasalah pembangkit listrik batubara adalah bahwa mereka sangat tidak efisien dan kehilangan 66% dari energi yang mereka ciptakan ketika membakar batubara untuk menghasilkan listrik. Batubara dibakar untuk menciptakan uap yang memutarkan turbin untuk menciptakan listrik. Sebagian steam ini dibuang ke atmosfir bumi dan hilang dalam bentuk panas.
      Sebelum dilepaskan ke atmosfer, proses yang disebut scrubbing Amine digunakan untuk membersihkan dan menghapus emisi karbon dari udara yang tercemar.
      Scrubbing amina sangat intensif energi. Ini mengalihkan uap dari bagian produksi pembangkit listrik dan menggunakan sebagian dari listrik pabrik untuk kompres CO2 untuk transportasi pipa untuk disposisi akhir. Scrubbing amina diperkirakan memangkas produksi listrik pembangkit batubara sebesar 30% sampai 40% dan memerlukan pembangkit batubara untuk membakar batubara tambahan.
      Menurut Laporan Energi Texas State Comptroller itu, sekitar 1.800 triliun BTU daya yang dikonsumsi oleh kerugian sistem energi listrik dibandingkan dengan hanya 800 triliun BTU energi yang benar-benar dikonsumsi oleh pelanggan listrik perumahan dan komersial.
      Statistik yang paling mengejutkan di grafik di atas adalah jumlah energi yang dikonsumsi oleh kerugian energi sistem listrik, yang sekitar 1.800 triliun BTU. Sebagai catatan, 1 Btu = 0,0002930711 kWh. Melakukan matematika dan 1.800 triliun BTU kali 0,0002930711 sama dengan 527,5 terawatt jam listrik yang dikonsumsi oleh kerugian energi sistem listrik.
      Ini berarti bahwa 76% dari semua biaya yang terkait dengan bahan bakar fosil yang ditambang, diangkut, hancur, terbakar, dan kemudian dipaksa untuk membersihkan polusi udara yang terbuang selama produksi dan transmisi.
      Selain kerugian selama produksi, kehilangan energi yang dikenal sebagai "loss line" juga terjadi selama transmisi dan distribusi. Setelah listrik yang dihasilkan dan kemudian mengalir melintasi jalur transmisi dan memenuhi resistensi dari bahan konduktor baris. Saluran transmisi dan distribusi kehilangan 7% sampai 10% dari semua listrik yang bergerak di grid. Kerugian Transmisi adalah apa yang menyebabkan suara dengungan dari tegangan tinggi kabel listrik dan alasan mengapa jutaan transformator di grid yang baik didinginkan udara atau memiliki penggemar mekanik yang berhembus angin pada mereka untuk mendinginkan mereka.
      Listrik lanjut yang perlu ditepis transmisi dan jalur distribusi semakin banyak energi yang hilang dalam bentuk panas.
      Cara terbaik untuk menghilangkan "loss line" adalah untuk membangun didistribusikan pembangkit energi tenaga surya di atas atap gedung di mana listrik yang dikonsumsi. Jarak dari array panel surya untuk di mana energi yang dikonsumsi di tempat pelanggan memiliki hampir tidak kehilangan jalur.
       

      2. Meningkatnya Modal Biaya Bangunan Baru Carbon berbasis Pembangkit Listrik
      Biaya membangun generasi berikutnya "batubara bersih" dan tanaman gas alam telah meningkat secara dramatis selama 10 sampai 20 tahun terakhir. Biaya modal untuk membangun batubara, gas alam dan pembangkit nuklir sangat biaya mahal. Biaya untuk membangun pembangkit listrik batubara pembangkit khas baru $ 2.100 atau lebih per kW terpasang. Biaya untuk membangun generasi berikutnya "batubara bersih," adalah pembangkit listrik tenaga nuklir atau panas bumi sekitar $ 3.000 atau lebih per kW terpasang. Pabrik gas alam biaya $ 1.200 atau lebih per kW. Ini tidak termasuk biaya tahunan pembakaran bahan bakar dan menutupi biaya operasional dan pemeliharaan.
      Komisi Utilitas Publik Texas (PUCT) telah menerapkan sejumlah tindakan untuk memastikan sinyal harga yang lebih kuat untuk menambah generasi saat kondisi pasar menjadi ketat. PUCT telah memungkinkan harga untuk mencapai tutup menawarkan $ 3,000 / MWh saat ini di bawah satu set yang lebih luas dari kondisi kelangkaan dan sedang mempertimbangkan menaikkan tawaran topi sampai setinggi $ 9.000 / MWh, di antara langkah-langkah lain. Setelah inisiatif PUCT itu, harga ke depan telah meningkat dan lebih dari 2.000 MW relatif rendah-biaya penambahan kapasitas yang telah diumumkan, termasuk kenaikan suku dan reactivations unit mothballed.
       

      3. Biaya meningkat untuk Memberikan Subsidi Batubara Federal / Negara Menyamar sebagai Bahan Bakar Alternatif
      Menyamar sebagai bentuk energi terbarukan Produksi Bahan Bakar Alternatif Kredit Pajak, juga dikenal sebagai Kredit Investasi Batubara Pajak Bersih, memungkinkan perusahaan pembangkit listrik untuk membuat bahan bakar sintetis dari batubara agar memenuhi syarat untuk $ 2,5 miliar dolar senilai subsidi batubara federal, yang muncul untuk membuat biaya batubara lebih murah daripada jenis lain dari energi alternatif atau terbarukan seperti tenaga surya.
       

      4. Meningkatnya Biaya Batubara sebagai Sumber Bahan Bakar
      Berdasarkan data dari Austin Energi untuk Proyek Pembangkit Listrik Batubara Fayette:
      � Dalam 10 tahun terakhir, biaya bahan bakar Batubara naik dari $ 37 ke $ 87.000.000 (naik 138%) � Pada FY2008 saja, Batubara biaya bahan bakar melonjak dari $ 50 sampai $ 87.000.000 (naik 73%)
      Lonjakan harga besar dalam harga batubara yang dikaitkan dengan perubahan dalam biaya pengiriman untuk batubara murah dipanen dari strip tambang besar di Wyoming. Faktor utama yang mendorong harga naik adalah bahwa batubara Amerika sekarang sedang dikirim ke China di mana mereka sedang membangun banyak tanaman batubara baru.


      5. Meningkatnya Biaya Peralatan Karbon Pengasingan
      CO2: Teknologi yang dikembangkan oleh industri petrokimia, menggunakan kelas bahan kimia yang disebut amina, dapat digunakan untuk menggosok CO2 dari gas buang. Scrubbing amina saat ini digunakan untuk mengekstrak CO2 dari bagian dari gas buang pada beberapa pembangkit listrik tenaga batubara, untuk menghasilkan CO2 untuk enhanced oil recovery dan industri makanan, tetapi skala adalah sekitar sepersepuluh dari apa yang akan dibutuhkan untuk menggosok 90 % dari CO2 dari aliran gas buang seluruh pembangkit listrik yang besar.
      Scaling up teknologi amina untuk menangani aliran gas jauh lebih besar pada pembangkit listrik mungkin secara teknis menantang. Scrubbing amina adalah energi yang intensif. Ini mengalihkan uap dari produksi listrik dan menggunakan bagian dari produksi listrik pabrik untuk memampatkan CO2 untuk transportasi pipa untuk disposisi akhir. Scrubbing amina diperkirakan memangkas produksi listrik pembangkit batubara ini sekitar 30% sampai 40%.
      Menurut sebuah studi, biaya untuk membangun pabrik batubara baru dengan scrubbing amina adalah 61% lebih tinggi dari perkiraan membangun pabrik tanpa kontrol karbon. Penelitian yang sama memperkirakan biaya untuk pabrik batubara retrofit instalasi, tanpa memperhitungkan peningkatan pesat baru-baru ini biaya pembangunan pembangkit listrik, di sekitar $ 1.600 per kW kapasitas bersih, atau hampir $ 1 miliar untuk pembangkit MW 600.
      Dampak biaya dan kinerja untuk menambahkan scrubbing amina ke gas alam dipecat siklus gabungan juga besar. Penurunan diperkirakan output listrik bersih adalah 14%, dan perkiraan peningkatan biaya modal tanaman sekitar 100%.
      SO2: Sebuah sistem kontrol SO2 akan mencapai sekitar 12% dari biaya modal dari pabrik batubara baru ditumbuk dan 29% non-BBM biaya operasi. (Sulit untuk mengisolasi biaya pengendalian lingkungan untuk pembangkit ini karena kontrol emisi sebagian besar terpisahkan dengan pembersihan gas sintesis yang diperlukan, terlepas dari aturan lingkungan, sebelum pembakaran.
      Mercury: Beberapa tanaman batu bara bubuk dapat mencapai penghapusan 90% dari merkuri sebagai manfaat co-SO2 operasi dan peralatan kontrol partikulat. Tanaman lain akan harus menginstal sistem diaktifkan karbon bubuk injeksi (terhitung sekitar 1% dari biaya modal tanaman dan 9% dari non-BBM biaya operasional).
      NOx: Teknologi Komersial dapat mengurangi emisi NOx ke tingkat yang sangat rendah untuk batu bara bubuk dan tanaman IGCC. Tergantung pada lokasi tanaman, mungkin harus membeli tunjangan emisi NOx. Seperti dalam kasus SO2 tunjangan, karena tingkat emisi dikendalikan untuk tanaman baru sangat rendah biaya total tunjangan kecil dibandingkan dengan biaya operasi pabrik lainnya. Biaya peralatan kontrol untuk pembangkit batubara halus adalah sekitar 2% dari biaya modal dan 9% dari non-BBM biaya operasi.
      Partikel: partikel primer dikontrol menggunakan sistem removal yang telah menjadi fitur standar tanaman batu bara bubuk selama bertahun-tahun. Efisiensi removal sebesar 99%. Tingkat penghapusan Primer partikulat untuk tanaman IGCC diharapkan untuk menjadi serupa. Partikel sekunder dikendalikan dengan mengurangi NOx dan SO2 emisi, seperti yang dibahas di atas


      texas 2

      6. Meningkatnya Biaya Transportasi Batubara melalui Rail dan Truk
      Diperkirakan bahwa 70% dari lalu lintas kereta api di Amerika Serikat didedikasikan untuk batubara pengiriman.
      Para wakil general manager Austin Energi mengatakan utilitas membeli 2 juta ton Daya DAS (PRB) per tahun, atau sekitar satu sekereta api per hari. Austin Energy membayar sekitar $ 20 juta per tahun di bawah kontrak saat ini dengan kereta api Union Pacific. Segera, bagaimanapun, Union Pacific akan pindah ke sistem tarif yang akan mengandalkan diposting, harga secara berkala diperbarui daripada kontrak jangka panjang, ini bisa dua atau tiga kereta api Austin Energy biaya tahun depan.
      TXU Daya impor PRB untuk bersama-api dengan lignit dari operasi sendiri mulut tambang, 75 persen dari biaya PRB yang merupakan biaya rel. Selain harga ini, kereta api menambahkan pada biaya tambahan untuk menutupi biaya bahan bakar meningkat diesel.
      Menurut data tahun 2005 EIA, Texas impor 56,6 persen batubara dari luar negara, 99,6 persen dikirim dengan kereta api, sisanya oleh sungai atau truk. Dalam keadaan-sumber batubara disediakan 42,7 persen, semua itu dikirim melalui trem, konveyor dan pipa lumpur. Sisanya tidak didokumentasikan.
      Kendala pada sistem kereta api telah diperlukan beberapa pembangkit listrik untuk membuat perjanjian dengan beberapa jalur rel atau membakar bahan bakar lain seperti gas alam atau minyak bakar. Operator kereta api utama di Texas - Union Pacific / Southern Pacific dan Burlington Northern Santa Fe-yang menangani kendala-kendala dengan membangun jalur rel lebih banyak dan meningkatkan penggunaan garis yang ada. Tapi upaya perusahaan kereta api konstruksi mungkin tidak cukup untuk memenuhi permintaan.
       

      7. Naik Air Suhu dan Waduk Daya Tanaman Kosong
      Kekeringan diperpanjang dapat mempengaruhi harga dan ketersediaan tenaga listrik di Texas, karena baik untuk permintaan penyejuk udara musim panas dan fakta bahwa sebagian besar pembangkit listrik menggunakan sejumlah besar air untuk pendinginan. Pada tanggal 1 Desember 2013, Keandalan Listrik Dewan Texas (ERCOT) memperingatkan bahwa lain musim panas, panas dan kering bisa mendorong cadangan kekuasaan negara di bawah target minimum tahun depan. Lebih dari 11.000 megawatt pembangkit listrik Texas - sekitar 16 persen dari total sumber daya yang ERCOT listrik - mengandalkan air pendingin dari sumber sejarah di tingkat rendah. Jika Texas tidak menerima "signifikan" Curah hujan pada bulan Mei, lebih dari 3.000 megawatt kapasitas ini bisa menjadi tidak tersedia karena kurangnya air untuk pendinginan.
      Batubara pembangkit listrik menggunakan sejumlah besar air. Tergantung pada jenis tanaman, pembangkit listrik dari batubara memerlukan penarikan antara nol dan 14.658 galon untuk setiap kWh listrik yang dihasilkan 293. Ini adalah jumlah air yang diambil dari sumber air, sebagian besar air yang ditarik dikembalikan ke sumber itu.
      Konsumsi air mengacu pada porsi yang penarikan yang sebenarnya digunakan dan tidak lagi tersedia. Pembangkit listrik menggunakan batubara mengkonsumsi antara nol dan 150 galon air untuk setiap kWh listrik yang dihasilkan 293.
       

      8. Meningkatnya Biaya untuk Operasi dan Pemeliharaan karbon berbasis Pembangkit Listrik
      Berdasarkan data dari Austin Energi untuk (O & M) biaya operasi dan pemeliharaan Proyek Listrik Batubara Fayette:
      � Dalam 11 tahun terakhir, FPP O & M biaya naik dari $ 11,8 hingga $ 21.400.000 (naik 81%) � Pada FY2008, FPP O & M adalah atas anggaran $ 2,4 juta (lebih dari anggaran 12,5%)
      Operasi dan biaya pemeliharaan cukup akan meningkat di masa depan sebagai peralatan kontrol emisi baru dipasang (memaksakan baru O & M persyaratan yang saat ini tidak diperlukan). Operasi masa depan semua tanaman batubara di Texas diharapkan menjadi lebih dinamis (up lebih dan turun dalam output) yang dapat menimbulkan persyaratan tambahan O & M.
       

      9. Meningkatnya Biaya Kesehatan untuk Mengobati Korban Polusi Udara
      Berpenghasilan Rendah Kawasan Sekitar
      Masalah utama dengan batu bara adalah bahwa biaya penuh tidak tercermin dalam harga pasar, dan dengan demikian sementara kita tampaknya dapat membeli dan membakar batubara murah, pada kenyataannya kita membayar biaya yang jauh lebih tinggi dalam jangka panjang, jika kita melihat besar gambar. Para ekonom mengacu pada dampak terhadap kesehatan manusia dan lingkungan yang tidak tercermin dalam harga batubara sebagai "eksternalitas".
      Mereka yang mendapatkan keuntungan dari listrik yang tampaknya murah tidak membayar untuk eksternalitas tersebut secara langsung, namun masyarakat akhirnya harus membayar dalam bentuk tagihan medis, pembersihan lingkungan, dll
      Menurut Annals of New York Academy of Sciences, "akuntansi biaya penuh untuk siklus hidup batubara" laporan, total biaya tersebut berkisar eksternalitas dari sekitar 9-27 sen per kilowatt-hour (kWh) listrik yang dihasilkan, dengan rata-rata sekitar 18 sen per kWh.
      Laporan itu menyatakan bahwa "setiap tahapan dalam siklus hidup batubara-ekstraksi, transportasi, pengolahan, dan pembakaran-menghasilkan aliran limbah dan membawa bahaya ganda untuk kesehatan dan lingkungan. Biaya ini bersifat eksternal untuk industri batubara dan dengan demikian sering dianggap Kami memperkirakan bahwa efek siklus hidup batubara dan aliran limbah yang dihasilkan adalah biaya publik AS sepertiga sampai lebih dari satu-setengah dari satu triliun dolar per tahun 'eksternalitas.'. Banyak dari apa yang disebut eksternalitas adalah, apalagi, kumulatif. Akuntansi untuk kerusakan konservatif ganda untuk tiga kali lipat harga listrik dari batubara per kWh yang dihasilkan, membuat angin, bentuk matahari, dan lainnya non-fosil pembangkit listrik bahan bakar, bersama dengan investasi dalam efisiensi dan metode konservasi listrik, ekonomi kompetitif. "
      Listrik tenaga batubara kotor dari ayunan sampai liang kubur. Dari pertambangan untuk pembakaran untuk pembuangan limbah, batubara menghancurkan ekosistem dan membahayakan kesehatan manusia. Penghapusan tambang terbuka mengancam rumah-rumah keluarga dan racun udara dan air minum. Masyarakat di dekat pembakaran batu bara pembangkit listrik mengalami tingkat tinggi pernapasan, asma, dan gangguan buruk - sekitar 23.000 orang diperkirakan meninggal prematur setiap tahunnya dari batubara yang berhubungan dengan polusi. Orang-orang yang tinggal di dekat tempat pembuangan abu batubara memiliki kesempatan 1 di 50 terkena kanker dari arsenik yang telah tercuci ke saluran air.
      Amerika telah tertipu oleh kebohongan ketergantungan bangsa kita pada batubara sangat mahal "batubara murah.". Sementara tagihan listrik kami mungkin kecil, orang Amerika membayar biaya eksternal batubara yang sangat besar terkait dengan: membersihkan ekosistem tercemar, kantor dokter dan kunjungan gawat darurat, dan kehilangan produktivitas, hanya untuk beberapa nama. Lebih dari 3,1 juta hari kerja diperkirakan akan hilang setiap tahun akibat penyakit yang berhubungan dengan batubara. Ini semua biaya berat kita tidak melihat dalam tarif listrik kami.
      Dalam rangka untuk membuat pilihan yang benar-benar informasi pada sumber energi kita, orang Amerika perlu mengetahui biaya sebenarnya dari mana kita berasal dari listrik. Dan itu termasuk jauh lebih dari apa yang kita lihat pada rekening listrik kami. (Sumber: http://theclean.org)
       

      10. Meningkatnya Biaya untuk Membangun Jaringan Listrik Baru High-Density untuk Pembangkit Listrik Jarak Jauh
      Grid ERCOT berisi 38.000 mil dari jalur transmisi. Sekali lagi, wilayah kekuasaan ERCOT mencakup sekitar 75 persen dari luas lahan Texas 'dan merupakan salah satu dari hanya tiga jaringan di AS Para 38.000 mil dari garis di wilayah ERCOT meliputi 8.100 mil dari garis-345 kilovolt (kV), 16.000 mil dari 138-kV dan 11.500 mil dari garis 69 kV. Distribusi jalur yang mendistribusikan listrik ke rumah-rumah dan bisnis di bawah 69 kV, Reps individu mengelola.
      Biaya transmisi dan distribusi berasal dari biaya modal dari peralatan yang diperlukan dan biaya operasional dan pemeliharaan. PUC ulasan proposal untuk jalur transmisi baru dan tingkat pengaturan untuk layanan transmisi di semua bagian Texas. Ini dibebankan untuk semua Penyedia Listrik Regional (repetisi) atau utilitas yang menerima kuasa dari perusahaan pembangkit.
      Dalam wilayah kekuasaan ERCOT, yang "prangko" tingkat digunakan untuk biaya transmisi. Tingkat prangko adalah beban bersama dibayar oleh semua Reps, dan akhirnya pengguna akhir, di wilayah kekuasaan ERCOT untuk Transmisi & Distribusi Penyedia Layanan (TDSPs) untuk biaya layanan transmisi. Pada tahun 2007, total biaya untuk transmisi disetujui oleh PUC adalah $ 1,2 milyar. Jumlah total yang dibayarkan oleh setiap REP ditentukan oleh persen mereka beban (kWhs total). Sebagai contoh, jika rekening penyedia ritel untuk 20 persen dari listrik upload ke grid ERCOT, operator yang akan bertanggung jawab untuk 20 persen dari total biaya yang disetujui dari layanan transmisi dibayarkan kepada TDSPs. Demikian juga, jika TDSP bertanggung jawab untuk membawa 15 persen dari beban total daya ERCOT wilayah, 15 persen dari pembayaran setiap layanan REP ini transmisi akan pergi ke TDSP itu.
      Setiap jalur transmisi baru dibangun atau peningkatan line maintenance di wilayah kekuasaan ERCOT akan mengakibatkan peningkatan tingkat prangko. Termasuk dalam biaya modal adalah jumlah yang cukup untuk menyewa atau membeli easements ke tanah di mana saluran transmisi dan distribusi perjalanan. Menurut ERCOT, menginstal satu mil dari 138-kV saluran transmisi biaya sekitar $ 1 juta; menginstal satu mil dari 345-kV jalur transmisi biaya sekitar $ 1,5 juta, dan menginstal satu mil dari 765-kV saluran transmisi biaya sekitar $ 2.600.000, pembebasan lahan keenakan menyumbang 5 sampai 10 persen dari biaya di daerah pedesaan dan 10 sampai 20 persen dari biaya di daerah perkotaan.
      Sebuah studi baru-baru ini diselesaikan oleh ERCOT pada biaya potensial untuk membangun jalur transmisi ke Barat dan Barat Laut Texas untuk mengangkut listrik yang dihasilkan dari tenaga angin diperkirakan bahwa itu akan biaya antara $ 3 dan $ 6 miliar tergantung pada jumlah dan kapasitas jaringan transmisi dibangun.